Jenis-Jenis Spill Kit

Spill Kit adalah alat yang digunakan untuk menangani tumpahan bahan berbahaya yang bersifat cair maupun padat dengan tujuanĀ  agar tumpahan bahan berbahaya tersebut tidak membahayakan pekerja dan lingkungan di sekitarnya.

Banyak dari kalangan umum yang belum begitu mengenal apa itu spill kit sehingga banyak terjadi kesalahan ketika harus menggunakannya, karena pada umum nya penggunaan spill kit harus di gunakan sesuai jenis bahan tumpahan dan spill kit nya sendiri.

Jenis-Jenis Spill Kit

Spill Kit sendiri memiliki banyak jenis dan fungsi nya yangberbeda-beda, berikut Jenis-Jenis Spill Kit dan kegunaan nya:

1. Oil Spill Kit
"oil
Oil Spill Kit

Seperti nama nya Oil spill kit sendiri adalah jenis yang digunakan dalam penanganan tumpahan bahan berjenis oil atau minyak, penggunaan nya dianggap lebih mudah dan efisien dibanding menggunakan pasir, serbuk kayu atau sejenis nya yang sering digunakan.

Dalam 1 bucket mampu menyerap tumpahan oil hingga 45 liter bahkan lebih. Kemampuan menyerap nya pun cukup cepat sehingga tidak memakan banyak waktu dalam proses pembersihan. Dilengkapi dengan kemampuan hydrophobic, Oil Spill Kit bisa digunakan untuk menyerap oli yang tumpah di air. Dalam 1 bucket Oil Spill Kit tersedia juga 1 set APD seperti sarung tangan, kacamata safety, dan respirator di sesuaikan dengan kapasitas penyerapan nya.

2. Chemical Spill Kit
"Chemical
Chemical Spill Kit

Jenis ini biasa nya digunakan di laboratorium, sektor farmasi, ataupun medical. Spill kit jenis ini pada umumnya berwarna kuning. Sama seperti namanya, chemical spill kit gunakan untuk menyerap tumpahan cairan kimia.

Cairan kimia juga memerlukan penanganan khusus terutama jika cairan kimia tersebut tergolong kimia berbahaya yang mungkin saja bisa melukai bagian tubuh Anda. Untuk itu di dalam chemical spill kit selalu tersedia 1 set APD ( Alat Pelindung Diri ). Lalu apa saja isi satu set APD tersebut ? Berikut penjelasannya:

  1. Baju pelindung yang berfungsi untuk melindungi bagian tubuh agar tidak terkena cairan kimia secara langsung.
  2. Kaca Mata Pelindung berfungsi sebagai pelindung mata agar percikan cairan kimia tersebut tidak mengenai mata secara langsung.
  3. Respirator tentu saja sebagai penutup hidung karena beberapa cairan kimia ada yang berbahaya jika terhirup.
  4. Nitrile Glove juga mempunyai fungsi sebagai pelindung kulit namun hanya untuk bagian tangan. Karena biasanya penggunaan chemical spill kit langsung menggunakan tangan.
3. Universal Spill Kit
Universal Spill Kit
Universal Spill Kit

Universal spill kit yang umumnya berwarna abu-abu ini bisa digunakan untuk menyerap berbagai tumpahan cairan termasuk air sehingga dinilai lebih praktis. Namun kekurangannya adalah karena universal spill kit ini mampu menyerap berbagai tumpahan, maka jenis ini tidak bisa digunakan untuk menyerap cairan hidrokarbon yang tumpah di air.

Air dan hidrokarbon akan diserap bersamaan oleh universal spill kit ini sehingga hasil penyerapan tidak maksimal. Sama dengan chemical spill kit, universal spill kit juga memiliki satu set APD, namun beberapa ada yang tidak disertai dengan baju pelindung dan respirator.

4.Medical Spill Kit
Medical Spill Kit
Medical Spill Kit

Sesuai dengan namanya, medical spill kit digunakan di area rumah sakit atau klinik kesehatan. Spill kit jenis ini digunakan untuk menyerap tumpahan cairan tubuh atau body fluids seperti darah, urin, dan juga cairan obat, maupun limbah cairan infeksius. Sangat penting menggunakan medical spill kit di area rumah sakit demi menjaga sterilisasi. Satu set APD yang terapat pada spill kit ini juga lebih lengkap dan kompleks karena objek yang diserap merupakan cairan dari tubuh manusia sehingga di fungsikan untuk meminimalisir tertular nya penyakit.

 

Sekian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat.

Terima kasih, salam kabark3.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *