PENERAPAN K3 DI LABORATORIUM

PENERAPAN K3 DI LABORATORIUM – Jika kita membahas mengenai Laboratorium maka yang kita pikirkan adalah tempat yang berbahaya, banyak bahan kimia nya / tempat beracun dan tentu yang kerja disana adalah orang orang pilihan yang genius. Sebenar nya gak ada yang salah si dari pemikiran kita namun sebuah lab yang melakukan penerapan K3 yang baik tidak semenakutkan yang kita pikirkan, walaupun banyak bahan kimia dilaboratorium tetapi jika penerapan K3 dilaboratorium dilakukan dengan baik maka bahaya tersebut bisa di hilangkan.

BAHAYA YANG DI TIMBULKAN LABORATORIUM

Sebagai area yang rentan akan paparan bahaya bahan kimia, Laboratorium tentu akan mejadi area perhatian khusus ketika mengenai K3. Bahaya yang dapat ditimbulkan pada laboratorium pada umum nya sebagai berikut :

  • Keracunan – Keracunan terjadi sebagai akibat dari adanya interaksi dengan bahan kimia beracun (toksik), seperti amonia, karbon monoksida, kloroform, benzen, sianida dan lain-lain. Keracunan dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan baik jangka panjang ataupun jangka pendek bahkan kematian.
  • Iritasi Iritasi terjadi sebagai akibat dari adanya interaksi dengan bahan kimia korosif seperti asam sulfat, natrium hidroksida dan bahan korosif lainnya. Iritasi dapat menyebabkan terjadinya luka atau peradangan pada kulit, saluran pernapasan, dan mata.
  • Kebakaran dan luka bakar – Kebakaran dan luka bakar terjadi sebagai akibat dari sikap ceroboh dalam menangani pelarut organik yang mudah terbakar, seperti eter, aseton, alkohol dan pelarut organik lainnya.
  • Luka kulit – Luka kulit dapat terjadi saat praktikan bekerja dengan alat gelas dan kaca apabila alat-alat tersebut pecah.
  • Bahaya lainya – Bahaya lainnya yang mungkin terjadi adalah sengatan listrik, terpapar dengan radiasi tertentu dan pencemaran lingkungan.

INFORMASI DAN PERALATAN K3 DI LABORATORIUM

Ketersediaan informasi dan peralatan pembantu dalam keselamatan dan kesehatan kerja di Laboratorium sangat dibutuhkan karena akan sangat berguna ketika terjadi situasi darurat seperti terjadi nya tumpahan bahan kimia, dsb. berikut beberapa informasi dan peralatan yang wajib dimiliki laboratorium :

INFORMASI

  • SOP keselamatan Kerja – Prosedur keselamatan kerja adalah bagian yang tidak terpisahkan jika kita melakukan penerapan K3 di sebuah area kerja termasuk juga laboratorium, prosedur keselamatan kerja menjadi bagian yang penting dan wajib diterapkan demi keselamatan dan kesehatan kerja karyawan.
  • MSDS / SDSMSDS / SDS adalah lembar keselamatan kerja yang wajib dimilki laboratorium. Beda dengan Prosedur Keselamatan kerja, MSDS / SDS lebih menginformasikan jenis bahaya bahan kimia tertentu serta cara penanganan tanggap darurat dari bahan kimia tersebut.

PERALATAN

  • Eye Wash – Eye wash adalah alat pembilas mata yang berfungsi untuk meredam pengaruh bahan berbahaya dan mencegah cidera yang semakin parah karena pemakaian air pembilas yang salah.
  • Emergency Shower – Emergency Shower adalah alat pembilas bagian tubuh yang terkenak paparan / tumpahan bahan kimia berbahaya sehingga mencegah terjadi nya iritasi pada permukaan kulit yang terkenak bahan kimia tersebut.
  • Spill Kit – Spill kit adalah alat yang mencegah penyebaran tumpahan bahan kimia. Terdapat beberapa jenis Spill kit antara lain Oil Spill Kit, Chemical Spill Kit, Universal Spill kit dan Water Spill kit.
  • Kotak P3K – Fungsi kotak P3K di Laboratorium sangat penting mengingat bahaya yang ada di Laboratorium sangat tinggi.

Sekian pembahasan kita mengenai keselamatan dan kesehatan kerja di Labortorium, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua, Salam KABARK3.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *