Penyakit Akibat Kerja

Penyakit Akibat Kerja adalah gangguan kesehatan yang dialami oleh seorang pekerja yang diakibatkan dari rutinitas di tempat kerja.

Penyakit akibat kerja penting untuk diketahui, karena banyak orang tidak sadar bahwa keluhan yang mereka alami merupakan dampak dari pekerjaan mereka sehari-hari, seperti nyeri punggung, sakit kepala, kecapean dsb yang diakibatkan dari rutinitas sehari hari ditempat kerja.

Cara bekerja, kondisi tempat kerja, alat kerja yang dipakai, material yang dipakai, limbah yang dihasilkan dari tempat kerja serta lokasi kerja merupakan faktor utama penyebab terjadi nya gangguan kesehatan ditempat kerja.

Jenis – Jenis Penyakit Akibat Kerja

Penyakit Paru-Paru dan Pernafasan

Kondisi udara yang buruk menjadi penyebab utama terjadi nya penyakit paru-paru dan pernafasan. Pekerja di bidang proyek pembangunan bangunan, pekerjaan umum, housekeeping, pertambangan, pekerjaan yang berhubungan dengan proses pengecetan atau tintah ( sablon, percetakan dsb ), laboratorium, dsb adalah jenis pekerjaan yang rentan terhadap penyakit paru-paru dan gangguan pernafasan. Pekerja yang memiliki resiko kerja seperti yang dijelaskan sebelum nya sebaik nya diberikan APD berupa masker atau pelindung pernafasan lain nya serta dilakukan medical check up terhadap pernapasan minimal satu tahun sekali.

Gangguan Pendengaran

Kebisingan tinggi yang di akibatkan dari mesin dan kebisigan lain nya dilokasi kerja menjadi penyebab utama seorang pekerja mengalami gangguan pendengaran. Pekerjaan yang rentan mengalami gangguan pendengaran seperti personel penjaga mesin ( genset berkapasitas tinggi, mesin produksi dsb ), personel pembawa alat berat, kontraktor proyek pembangunan, dsb. Pekerja yang memiliki resiko gangguan pendengaran sebaik nya di berikan APD berupa Earmuff ataupun Ear plugg dan dilakuakn pengecekan Audiometri secara berkala selama setahun sekali.

Penyakit akibat keracunan 

Keracunan dapat terjadi pada orang yang bekerja sebagai analis bahan kimia, atau yang setiap harinya berhubungan dengan bahan-bahan kimia. Terlebih lagi orang yang bekerja langsung menangani limbah industri. Keracunan bisa disebabkan oleh zat-zat logam berat seperti kadmium, raksa, timbal, dan lainnya.

Penyakit mata

Penyakit mata dapat disebabkan oleh radiasi komputer. Selain itu penyakit ini dapat terjadi ketika mata digunakan untuk sesuatu yang detail terus menerus. Penyakit mata juga bisa timbul ketika mata terkena benda asing. Jenis penyakit mata yang sering terjadi adalah mata rabun akibat terlalu sering terkena radiasi komputer. Pekerja yang memiliki potensi penyakit mata sebaik nya menggunakan kaca mata atau sejenis nya untuk menghindari penyakit mata tersebut.

Penyakit asma 

Asma dapat disebabkan oleh debu yang terhirup. Baik debu dari tanah maupun hal lain yang menyerupai debu seperti tepung. Partikel debu mengakibatkan nafas menjadi sesak dan berakhir dengan asma. Pekerja lapangan memiliki resiko yang tinggi atas penyakit asma maka dari itu penggunaan masker atau sejenis nya diperlukan selama bekerja.

Penyakit otot dan syaraf 

Penyakit ini dapat diderita oleh orang yang bekerja secara fisik. Hal ini bisa terjadi apabila fisik terus dipacu untuk melakukan suatu kerja yang keras dan melebihi kapasitas. Pekerja yang memiliki resiko penyakit otot dan syaraf wajib mengikuti pelatihan kerja ergonomi dan menerapkan nya selama bekerja.

Kelainan genetik 

Penyakit ini dapat diderita oleh orang yang bekerja dengan zat-zat radioaktif yang bisa menimbulkan radiasi. Kelainan genetik dapat menular ke keturunan. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga diri dari paparan radiasi.

Penyakit kulit 

Penyakit kulit ini bisa terjadi akibat paparan sinar matahari bagi orang yang bekerja terlalu lama di luar ruangan. Selain itu dapat pula disebabkan oleh paparan suhu yang sangat rendah atau sangat tinggi serta paparan bahan kimia.

Infeksi 

Infeksi dapat terjadi karena faktor peralatan yang digunakan. Kecelakaan bisa saja terjadi dan dapat menimbulkan infeksi. Oleh karena itu, di setiap tempat kerja penting adanya pengecekan alat secara berkala. Selain itu infeksi juga bisa terjadi akibat bakteri dan virus yang mungkin tertular dari orang lain. Orang yang bekerja di rumah sakit rentan terkena penyakit apabila tidak menjaga kesehatan dengan baik.

Alergi 

Alergi bisa terjadi karena kondisi suhu yang sering berubah. Suhu terlalu dingin, ataupun suhu terlalu panas. Kemudian alergi juga bisa terjadi pada kondisi dimana udara yang dihirup kotor.

Setiap kemungkinan terjadi nya masalah kesehatan kerja bisa dicegah dengan tetap mengikuti semua peraturan kesehatan yang ada baik dari tempat kerja kita sendiri maupun dari pemerintah.

Indonesia telah membuat peraturan tentang penyakit akibat kerja yang di tuangkan dalam Peraturan Presiden RI no 7 tahun 2019

Sekian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat.

Terima Kasih, Salam kabark3.com

#stayathome

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *