Perencanaan Tanggap Darurat

Perencanaan Tanggap Darurat – Bencana ataupun kondisi darurat tidak dapat diprediksi karena hal tersebut bukanlah hal yang dapat direncanakan, ketika terjadi bencana manusia hanya dapat meminialisir efek dari bencana tersebut sehingga mengurangi terjadi nya kerusakan properti dan jatuh nya korban jiwa.

Pemberian informasi yang tepat dan tanda tanda yang terdapat diarea kerja dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi kerugian akibat dari bencana tersebut.

Adapun informasi yang dapat diberikan antara lain, Jalur evakuasi, Peta Evakuasi, Titik Bencana, Tindakan Tanggap Darurat, Tanda Jenis Bahaya dan Kondisi Tanggap Darurat, semua informasi yang diberikan dapat mencegah kerugian ataupun kerusakan material akibat bencana sehingga sangat diperlukan disetiap tempat kerja.

Selain Informasi yang dapat diberikan adapun jenis pelatihan yang diperlukan agar semua personel siap dalam kondisi darurat sehingga ketika terjadi suatu bencana para pekerja dapat bertindak sesuai dengan kondisi yang terjadi dan tidak menimbulkan kepanikan.

Tahapan Tahapan Dalam Perencanaan Tanggap Darurat

1. Pelatihan

Semua jenis pelatihan tangap darurat wajib diberikan kepada karyawan ataupun pekerja setiap tahun nya.

2. Pembentukan Tim Tanggap Darurat

Setiap Perusahaan wajib memliki tim tanggap darurat yang berugas disaat terjadi nya suatu bencana dan selalu siap siaga.

3. Penentuan Jalur Evakusi

Departemen K3 wajib menetapkan jalur evakusi disetiap area kerja yang dapat digunakan ketika terjadi bencana.

4. Pemetaan / Peta Evakuasi

Setelah menetapkan jalur evakuasi, perusahaan wajib melakukan pemetaan / Peta evakuasi tempat kerja dan infomasi jalur evakuasi sehingga setiap tamu yang berada diperusahaan dapat mengetahui jalur jalur evakuasi yang ada.

5. Penetapan tanda dan jenis bahaya nya

Potensi bahaya yang dimiliki setiap perusahaan tentu berbeda sehingga perusahaan wajib menentukan tanda dan jenis bahaya yang terjadi melalui jenis suara alarm ataupun yang lain nya.

6. Informasi Area Timbulnya bencana

Tim yang bertugas harus dapat memberikan informasi posisi ataupun tempat timbulnya bencana sehingga para pekerja tidak terjebak dalam area bencana.

Setiap bencana yang terjadi bukanlah hal yang dapat kita pastikan tetapi akibat yang ditimbulkan dapat kita kurangi ataupun hilangkan dengan tetap menerapkan kesiapsiagaan tanggap darurat dan kesiapan kita dalam menghadapi masalah darurat.

 

Sekian artikel kami kali ini, Semoga bermanfaat.

Terima Kasih, Salam Kabark3.com

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *